MATATELINGA, Tebingtinggi:Terhitung sudah belasan tahun kondisi Jalan beton pada Gang Pandu Lingkungan III, Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi rusak parah dan tidak pernah tersentuh perbaikan dari Pemerintah Kota Tebingtinggi.
Kini kondis Gang Pandu di Lingkungan III, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi mulai.tampak berubah dan bakalan mulus, setelah Pemko Tebingtinggi menggelontorkan biaya perbaikan jalan sebesar RP. 92.220 000 dalam Program Pemberdayaan Kelurahan yang langsung di kerjakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Makmur Bersama.Di mana dalam pengerjaan perbaikan jalan pada Gang Pandu yang dasarnha merupakan jalan cor beton namun sudah lama rusak parah. Dan kali ini Jalan pada Gang Pandu dengan volume 351.30 M2 kini telah di lapis oleh paving block, karena di nilai dengan bahan tetsebut kondisi jalan akan tampak lebih rapi dan kuat serta berbiaya lebih murah ketimbang sistem cor beton.Dalan pengerjaan perbaikan jalan di Gang Pandu tersebut asli seluruh pekerjanya merupakan warga Lingkungan III, Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi secara bergotong royong namun mendapatkan ipah sesuai standard upah tukang maupun kernek/pembantu tukang.Hal inilah yang di jelaskan ketua Pokmas Makmur Bersama, Jhon Mangihut Nasution kepada kru Mtc.. Di jelaskan Jhon Manghut juga bahwa dengan di perbaiki jalan kami ini masyarakat merasa bersyukur kepada Pemko Tebingtinggi melalui Pokmas Makmur Bersama Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.Karena sudah belasan tahun, khususnya warga Lingkungan III, Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi mengelu-elukan jalan yang mulus dan rapi, akhirnya apa yang di imipikan terwujud."Saya selaku Ketua Pokmas dan juga Kepala Lingkungan tiga Kelurahan Tualang juga mewakili masyarakat pengguna jalan hari ini benar-benar bersyukur dengan di perbaiki jalan kami yang selama ini sudah mengalami rusak parah." ucap Jhon Mangiut Nasution.Di jelaskan Jhon Mangiut juga, dengan cara mengerjakan perbaiakan jalan sendiri bersama masyarakat, tentu di kerjakan dengan sebaik.mungkin dan bahan-bahan yang berkwalitas agar hasil perbaikan jalan akan jauh lebih baik dari Kelurahan lain yang umumnya di kerjakan oleh pihak ketiga atau pemborong proyek dana kelurahan."Makanya kami tetap ngotot proses perbaikan jalan agar di kerjakan langsung oleh masyarakat agar benar-benar di kerjakan sesuai denga spek pekerjaan dan pengerjaan akan lebih baik karena yang mengerjakan langsung si penerima manfaat."Karena kami langsung yang mengerjakannya yang juga selaku penerima manfaat, maka proses pengerjaan akan benar-benar kami jaga kualitasnya dan akan kami pertanggung jawabkan pula anggaran dananya sesuai dengan biaya perbaikan jalan ini," jelasnya lagi.
Baca Juga: Kasus Suap Rp175 Juta Bergulir, Kesaksian Wali Kota Tebingtinggi Jadi Sorotan