"Secara resmi hari ini kami memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kepala Badan
Kesbangpol Pemprov Sumatera Utara. Dengan diketahuinya organisasi ini oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, tentu saja Forum Pemuda NTT kini menjadi ormas yang dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara inklusif," kata Devis dalam keterangannya.
Menurut Devis, legalitas tersebut menjadi pijakan bagi FP NTT Sumut untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah.Ia mengatakan FP NTT Sumut
siap ber
kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan kontribusi berupa gagasan dalam pembangunan daerah.
Devis juga menyebut masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki latar belakang budaya yang beragam, mulai dari seni, bahasa hingga adat istiadat. Keragaman tersebut, menurut dia, memiliki sejumlah kemiripan dengan karakter masyarakat Sumatera Utara yang juga hidup dalam keberagaman.
Baca Juga: Sinergi, Kolaborasi dan Edukasi jadi Kata Kunci Dalam Mengawal Tumbuh Kembang Generasi Penerus Bangsa "NTT dikenal dengan negeri pluralisme, memiliki beragam seni dan budaya, bahasa dan adat istiadat yang secara sosiologi memiliki kemiripan dengan masyarakat Sumatera Utara. Karena itu, keberadaan warga Nusa Tenggara Timur dipastikan akan ikut merawat kebinekaan di Sumatera Utara," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumatera Utara Mulyono menyambut baik keberadaan FP NTT di wilayah Sumatera Utara.
Mulyono mengajak warga NTT yang berada di Sumatera Utara untuk turut menjaga kerukunan dan hubungan persaudaraan. Menurut dia, keberadaan organisasi masyarakat berbasis komunitas daerah seharusnya menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, bukan memicu konflik.
"Fungsi Forum (FP NTT) di Sumut diharapkan dapat menyatukan perbedaan sehingga tidak menimbulkan konflik kedaerahan," kata Mulyono.Dengan terdaftarnya FP NTT Sumut di Kesbangpol, organisasi tersebut diharapkan dapat menjalankan kegiatan secara lebih terarah sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan di Sumatera Utara.
Baca Juga: APMF 2026 Dorong Industri Beralih dari Kampanye ke Kolaborasi Jangka Panjang