"Sementara itu, pada Senin pukul 15.00 WIB, jumlah titik panas yang terpantau menurun menjadi enam titik, masing-masing dua titik di Kabupaten Labuhanbatu dan empat titik di Kabupaten Labuhanbatu Selatan," urainya.
Menurut pantauan media online https://matatelinga com, kabut asap yang terjadi di Rantauprapat, mengakibatkan jarak pandang, hanya lebih kurang mencapai 150 meter.
Baca Juga: Antisipasi Kebakaran Hutan, Kapolres Simalungun Ingatkan Warga: Cegah Sejak Dini, Laporkan Segera 110 Selain wilayah disekitar Kota Rantauprapat, beberapa daerah lain, seperti kawasan pantai timur Sumatera, sepanjang ruas jalan lintas Sumatera antara Rantauprapat - Aekkanopan (Labuhanbatu Utara), Rantauprapat - Kotapinang (Labuhanbatu Selatan), dilaporkan juga terpapar kabut asap.
Mengakibatkan jarak pandang pengemudi kendaraan lalulintas, mengalami sedikit terganggu. Karena pekatnya kabut asap.Terkait mulai terpapar kabut asap Kota Rantauprapat dan wilayah sekitarnya, serta beberapa tempat di Kabupaten Labuhanbatu, melalui media ini bupati dr hj Maya Hasmita SpOg MKM, menyampaikan himbauannya kepada masyarakat.
"Lindungi diri dari dampak terpapar kabut asap, akibat terbakarnya hutan dan lingkungan", ucap bupati Maya Hasmita, seperti disampaikan pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan SH MM, kepada media ini, Selasa (25/8/2026) sore.Disampaikannya, ditengah kondisi udara yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan, mari bersama menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Menurut bupati, seperti disampaikan pejabat Sekda Labuhanbatu, lakukan lima langkah melindungi diri seperti berikut ini.
Baca Juga: Kapolda Sumut Cek Kesiapsiagaan Personel, Kendaraan dan Peralatan Penanganan Karhutla Pertama katanya, gunakan masker dengan baik dan benar, saat berada diluar ruangan. Kedua, kurangi aktifitas diluar ruangan, jika kondisi udara kurang baik.
Ketiga lanjut bupati, perbanyak minum air, dan segera beristirahat, jika tubuh terasa kurang sehat. Keempat, tutup pintu dan jendela, jikakondisi udara kurang baikDan kelima, segera ke fasilitas kesehatan, apabila mengalami gangguan kesehatan.
Baca Juga: Bangun Kesadaran Masyarakat, Babinsa dan Warga Desa Penaah Bersatu Cegah Karhutla.