Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut, masing-masing berinisial B (36), I (29), dan M (36), yang diketahui berasal dari kawasan Kampung Nelayan Seberang.
"Namun, ketiganya masih dalam pencarian dan upaya penindakan lebih lanjut," kata Kolonel Wahyu.Ia menjelaskan, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan menemukan seorang penadah berinisial W. Dari tangan W, petugas mengamankan barang bukti berupa kabel berbahan tembaga yang telah dipotong dan dibakar.
Baca Juga: Dua Pria Sergai Gol "Kabel tersebut diduga merupakan hasil pencurian dari kapal kargo tersebut," ungkap Kolonel Wahyu.Sementara, pihak agen PT BBN telah mengganti seluruh material kabel yang hilang. Dengan demikian, kondisi kapal dan kegiatan operasional di kawasan BNCT tetap berjalan aman dan terkendali.
Wahyu mengatakan, pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan aktivitas pelayaran serta fasilitas pelabuhan, khususnya di wilayah perairan Belawan.Kodaeral I juga akan memperkuat patroli sisi laut (sea patrol) di alur pelayaran Belawan, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan.
Selain itu, koordinasi dengan KSOP Utama Belawan dan pihak terkait akan diperkuat untuk mengevaluasi penerapan serta kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code."Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah aksi pencurian kembali terjadi di kawasan pelabuhan dan perairan Belawan," pungkasnya.
Baca Juga: Polsek Medan Area Tangkap Maling Gudang Ekspedisi, Satu Buron