Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Erikson Siregar, terdengar suara ledakan dan api pertama kali terlihat membesar dari bagian dalam bangunan semi permanen tersebut.
"Kejadiannya sangat cepat. Warga sekitar langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk mencegah api merambat ke bangunan tetangga," ujar Erikson.
Lurah terjun A. Zukri Alrasyid, S.Sos., M.I.P. bersama kepling Lingkungan 22, Sukardi, yang langsung turun ke lokasi kejadian bersama unsur aparat TNI dan petugas Pemadam Kebakaran, membenarkan peristiwa nahas tersebut.Berdasarkan pendataan awal di lapangan, bangunan rumah beserta sebagian besar harta benda milik korban hangus terbakar.
Baca Juga: Antisipasi DBD di Musim Pancaroba, Pemuda Pancasila Polonia Gelar Fogging Permukiman Warga Akibat insiden tengah malam ini, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun pemilik rumah harus menghadapi kerugian finansial yang cukup besar akibat seluruh bangunan dan isinya dilalap si jago merah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti timbulnya api yang meng
hanguskan kediaman pedagang cabai tersebut.✍️ Syafwan