"Mari kita sampaikan bahwa ber-KB itu adalah ikhtiar untuk menjaga kesehatan ibu dan masa depan anak," ujar Walikota.Walikota juga mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk menjadikan momen peringatan ini sebagai pengingat akan pentingnya perencanaan dalam sebuah keluarga."Jadikan momentum Hari Kontrasepsi Sedunia ini sebagai pengingat bahwa satu ibu yang selamat berarti satu keluarga yang utuh. Satu kehamilan yang direncanakan berarti satu generasi yang lebih berkualitas. Mari kita wujudkan Kota Tebingtinggi sebagai kota yang peduli pada kesehatan ibu dan anak, melalui keluarga yang terencana," ungkap Walikota.Sebelumnya, Kepala Dinas PPKB Kota Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian, melaporkan bahwa Hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 September merupakan momentum berharga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Momentum ini dimeriahkan melalui program pelayanan KB gratis yang berlangsung secara serentak mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026.
"Pelayanan KB yang diberikan terdiri dari Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yaitu IUD, implan, Medis Operasi Pria (MOP), dan Medis Operasi Wanita (MOW), serta metode
kontrasepsi jangka pendek yaitu pil, suntik, dan kondom," ujar Kadis PPKB.
Kadis PPKB memaparkan bahwa capaian pelayanan KB gratis di Kota Tebingtinggi sejauh ini menunjukkan hasil memuaskan. Untuk peserta KB baru dengan target 181 orang telah tercapai sebanyak 478 orang atau 264,09 persen. Adapun peserta KB MKJP dari target 124 orang telah tercapai 118 orang atau 95,16 persen, serta peserta KB pasca-persalinan dari target 202 orang telah tercapai 204 orang atau 100,99 persen.
Baca Juga: Semangat Kebersamaan di Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, Polres Simalungun Gelar Olahraga Bersama dan Bakti Kesehatan Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan biaya transportasi secara simbolis kepada para akseptor KB, sesi foto bersama, serta peninjauan langsung oleh Wali Kota bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke ruangan tempat pelaksanaan pemberian
kontrasepsi implan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane drg. Lili Marliana, para camat atau yang mewakili, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, para tamu undangan, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebingtinggi