MATATELINGA, Panyabungan :Puncak kemarahan masyarakat terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga berujung pada aksi pembakaran alat berat yang disebut-sebut beroperasi di lokasi PETI Jambur Tarutung.
Peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini dan videonya beredar di media sosial. Berdasarkan informasi yang dihimpun, alat berat jenis
excavator/beko diduga menjadi sasaran aksi
warga yang telah lama memprotes aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
Aksi itu disebut sebagai akumulasi kekecewaan warga dan jamaah Masjid Al-Muhtadin Jambur Tarutung. Pasalnya, aktivitas alat berat diduga berlangsung hanya sekitar 15 meter dari belakang masjid.
Baca Juga: Dari Balik Lapas Menembus Australia, Karya Warga Binaan Jadi Produk Ekspor Warga menilai aktivitas tersebut tidak hanya mengganggu kekhusyukan ibadah akibat suara mesin, tetapi juga dikhawatirkan berdampak terhadap keamanan struktur bangunan rumah ibadah.