"Ketika saya sampai di sini, langsung saya lihat memang keadaannya lemas. Sekarang juga masih diinfus," ujar Heri.Heri mengaku, belum mengetahui secara pasti jenis makanan yang dibagikan kepada para siswa. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, menu MBG yang disajikan terdiri atas makanan dan susu.
Setelah mengonsumsi makanan tersebut, para siswa dilaporkan mengalami mual dan ingin muntah hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kondisi itu membuat Heri berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan program MBG, terutama menyangkut keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak di sekolah.Ia bahkan meminta pemerintah mempertimbangkan penghentian program tersebut jika kejadian serupa terus berulang dan membahayakan para siswa.
Baca Juga: Kota Medan Ajak Garda Pemuda NasDem Boyong Aksi Nyata untuk Masyarakat* "Jadi saran saya buat kepala SPPG atau pemerintah, khususnya kepada Presiden juga, kalau bisa ditutup saja karena sudah terlalu banyak korban," tukasnya.