MATATELINGA, Asahan: Rapat Koordinasi bidang pendidikan kabupaten Asahan tahun 2020 digelar guna untuk menyatukan persepsi tentang tugas pokok dan fungsi pejabat administrator serta pejabat pengawas di lingkup Dinas Pendidikan , kamis (13/2/2020) di Pendopo rumah dinas Bupati Asahan.Bupati Asahan H.Surya dalam keterangannya saat Rakor tersebut mengatakan sebagai tenaga pendidik hendaknya harus dapat mendongkrak mutu pendidikan serta dapat memberikan motivasi dalam mengelola sekola serta dapat meningkatkan pelayanan pendidikan disatuan masing masing dengan tetap mempedomi serta melaksanakan tertib administrasi, tertib anggaran dan tertib dalam melaksanakan tugas, ujarnya.Lebih lanjut H.Surya mengatakan melalui pola tertib administrasi, tertib anggaran dan tertib dalam melaksanakan tugas yang kita sebut "3T" ini, dimaksudkan untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam mewujudkan Visi Misi Asahan yang Religius,Sehat,Cerdas dan Mandiri, dan dalam mengimplementasikan Visi Misi dimaksud.Pemerintah Kabupaten Asahan juga telah melakukan terobosan dengan melakukan kerja sama dengan Tanoto Foundations dengan mewujudkan program Pintar, dengan sasaran pengembangan serta inovasi dan peningkatan kualitas pembelajaran dengan membentuk sebanyak 24 sekolah model tingkat SD/MI dan SMP/MTs yang dirangkai dengan merangkul Yayasan Literisasi Indonesia untuk program peningkatan literisasi pada sekolah tingkat SD/MI sebanyak 12 sekolah di wilayah kecamatan Air Joman dan kecamatan Silau Laut.[br]Pemerintah Kabupaten Asahan juga telah melakukan kerja sama dengan pihak Sampoerna Foundations untuk program bea siswa penuh bagi pelajar tingkat SLTA agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan kuliah di Arizona University Amerika Kampus Indonesia Sampoerna University dan program teacher learning center.Pemerintah Kabupaten Asahan akan senantias terus melakukan terobosan untuk dapat memberikan yang terbaik bagi warga Asahan khususnya dalam pedidikan agar kedepan warga masyarakat Asahan secara keseluruhan SDMnya dapat dihandalkan, ungkapnya.Sementara keterangan Kepala Dinas Pendidikan Asahan Sofyan dalam rakor tersebut mengatakan jumlah peserta rakor sebanyak 499 orang , dan jumlah guru PNS yang ada di Asahan sebanyak 3.497 orang, guru non PNS sebanyak 2.331 orang dan guru eks K2 sebanyak 95 orang, diharapka peserta rakor ini dapat menyatukan persepsi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selaku tenaga pendidik dengan mempedomo 3 T dimaksud, pungkasnya (ben)