Matatelinga - Jakarta, Untuk mengevaluasi operasional selama lima bulan terakhir sejak bandara ini telah menjadi bandara komersil sejak 10 Januari 2014. PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan akan terus mengembangkan layanan maupun fasilitas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. "Di dalam terminal kita terus memperbaiki fasilitas yang ada, kita perbaiki semuanya, kapasitas juga diperluas, saat ini kapasitas bandara 600 orang. Keamanan pun masih terjaga," ungkap General Manager AP II Iwan Khrishadianto di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/6/2014).Iwan menambahkan, pengembangan di luar terminal masih belum ada karena masih proses dengan TNI AU dan AP II. Menurut dia, pemindahan beberapa rute penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim menjadi alternatif bagi penumpang daerah Timur dan Selatan."Evaluasi selama lima bulan sementara normal enggak ada masalah. Ini pilihan alternatif penumpang untuk yang domisili di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, misal penumpang dari Bogor daripada ke Cengkareng mending ke sini, sekarang yang dicari tepat waktu," sebutnya.Dia mencontohkan maskapai yang terbang dari bandara ini, Citilink, sudah terlihat pengembangan penumpangnya cukup bagus sebesar rata-rata diatas 75 persen. Selain itu bukan hanya soal keterisian penumpang (load factor) yang terlihat positif, namun soal ketepatan waktu terbang (OTP) juga lebih terpantau."OTP rata-rata ontime, bagus. Kalau pun ada penerbangan VVIP itu bukan kendala, itu tetap prioritas pertama, sudah ada jadwalnya, tapi yang lain tetap teratur, makanya slot nya kita atur kembali," cetusnya.(Okz/Mt)