Sedangkan kelompok pengeluaran perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, menjadi kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar, dengan tingkat deflasi sebesar 0,52 persen, yang memberikan andil deflasi sebesar 0,04 persen.
Selanjutnya, berdasarkan persiris BPS Kabupaten Labuhanbatu, untuk perkembangan inflasi tahun ke tahun, tingkat inflasi tahunan pada Agustus 2025 sebesar 4,69 persen, merupakan tingkat inflasi tahunan tertinggi, dibanding bulan lain pada tahun 2025.
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi tahunan terbesar, yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 7,41 persen, dengan andil inflasi sebesar 3,27 persen.
Baca Juga: Tim Pengendali Inflasi Daerah Monitoring Penjualan Beras SPHP Sedangkan kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, menjadi kelompok pengeluaran penyumbang deflasi tahunan terbesar, dengan tingkat deflasi sebesar 1,65 persen yang memberikan andil deflasi sebesar 0,04 persen.
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi tahunan, yaitynbawang merah sebesar 0,73 persen, emas perhiasan sebesar 0,61 persen, beras sebesar 0,51 persen, Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 0,33 persen, dan Ikan Dencis sebesar 0,26 persen.