MATATELINGA, Medan :PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyiapkan area kantor sebagai posko pengungsian bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara tepatnya di Medan dan Belawan.
Langkah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah situasi darurat.
Hingga hari ini, lebih dari 1.000 orang di Belawan dan sekitar 400 warga di Medan telah mengungsi dan mendapatkan perlindungan di area kantor Pelindo. Perusahaan menyediakan ruang aman serta pendampingan untuk memastikan kebutuhan mendesak para pengungsi dapat terpenuhi.
Baca Juga: Pemuda Pancasila Ringankan Beban Korban Banjir di Belawan Sebagai upaya lanjutan,
Pelindo juga telah mendirikan
dapur umum di dua titik tersebut yang mulai beroperasi hari ini untuk menyediakan makanan siap saji bagi seluruh
pengungsi. Dapur umum ini melibatkan tim internal
Pelindo bersama relawan, dengan kapasitas distribusi makanan untuk ratusan warga setiap harinya.
Executive Director 1 Regional 1 Jonedi Ramli, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata empati perusahaan terhadap masyarakat.
Baca Juga: Pemuda Pancasila Ringankan Beban Korban Banjir di Belawan "Semoga kehangatan dan kepedulian kita bisa sedikit meringankan beban mereka yang terdampak," ujarnya.
"Dalam kesedihan ini, mari kita doakan bersama agar masyarakat diberikan kekuatan dan kesabaran. Kami berdiri bersama masyarakat yang terdampak, semoga kita bisa melewati ini bersama."
Pelindo akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan otoritas terkait guna memastikan penanganan pengungsi berjalan optimal serta mendukung pemulihan kondisi masyarakat. (Reza)
Baca Juga: Banjir Tebingtinggi Belum Usai, Air Masih Genangi Pemukiman Dan Jalan Raya