Selain dukungan sarana dan peralatan, para penerima manfaat juga mendapatkan pembekalan mengenai konsep pemberdayaan masyarakat, manajemen budidaya jamur tiram, serta manajemen pemasaran. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan kelompok dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa program tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan listrik sebagai penggerak kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
Baca Juga: Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat, PLN dan BPBD Resmikan Program Desa Siaga Bencana di Batu Mbelin "Melalui Program TJSL PLN Peduli, kami ingin memastikan kehadiran listrik dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Pemanfaatan peralatan berbasis listrik dalam budidaya jamur tiram diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, kualitas hasil, serta pendapatan kelompok penerima manfaat," ujar Rizky.
Rizky menambahkan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan sarana, tetapi juga dari kemampuan kelompok dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
"Kami berharap program ini dapat tumbuh menjadi usaha bersama yang mandiri, membuka peluang kerja, dan menghasilkan produk jamur tiram yang berdaya saing. Kolaborasi antara PLN, Yayasan Sahabat Kebaikan, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program terus berkembang dan dirasakan secara lebih luas," tambah Rizky.
Kegiatan tersebut dihadiri Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara Darma Saputra, Pimpinan Yayasan Sahabat Kebaikan H. Wira Putra, S.S., Kepala Desa Sei Mencirim Johan Wahyu, serta tokoh masyarakat Yuda Diliwardana.
Baca Juga: PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi Program tersebut melibatkan lima kelompok penerima manfaat, yakni Kampung Jamur Mencirim yang diketuai Nurainun, Kelompok Suka
maju yang diketuai M. Ridwan Effendi, Teman Setia Jamur yang diketuai Muhammad Arif, Alam Tani yang diketuai Latifa Andam Bestari, serta Sukses Tani yang diketuai Riyo Sahputra.