Kehadiran fasilitas itu dinilai membuka peluang untuk meningkatkan daya saing layanan kesehatan domestik sekaligus menarik minat masyarakat internasional. Ke depan, integrasi layanan kesehatan dan pariwisata dapat dikembangkan melalui paket wisata medis yang terintegrasi, peningkatan pengalaman pasien, serta perluasan pemanfaatan fasilitas kesehatan di dalam negeri.Di sisi lain, BTN melihat kerja sama dengan RSUP Prof I.G.N.G Ngoerah sebagai bagian dari transformasi bisnis perbankan. Dari penyedia layanan transaksi menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekosistem usaha.
"BTN siap mendukung kebutuhan RSUP Ngoerah melalui layanan transaksi digital, sistem pembayaran, serta solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan institusi dan para pegawainya," jelas Nixon.
Dukungan tersebut berpotensi diperluas melalui pembiayaan dan kolaborasi pemasaran sesuai kebutuhan. BTN juga berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi nasabah prioritas dan pegawai melalui akses terhadap layanan kesehatan RSUP Prof I.G.N.G Ngoerah. Termasuk potensi diskon atau manfaat khusus sesuai skema yang disepakati.
Baca Juga: BTN Dukung Promosi Kuliner Nusantara Lewat Wonderful Indonesia Gastronomy Culinary Festival 2026 Nixon menegaskan, kemitraan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Tetapi berlanjut dalam program konkret yang memberikan manfaat berkelanjutan. Sinergi perbankan, kesehatan, dan pariwisata diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi kedua institusi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Bali.Nixon menegaskan, BTN tengah serius menggarap empat sektor potensial di luar perumahan. Yakni pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan pemerintah daerah (pemda). Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas sumber pertumbuhan bisnis di luar sektor perumahan.