Kalau perjalanan jauh, yang saya takutkan itu apakah di tempat tujuan nanti ada SPKLU atau tidak. Takutnya sampai di sana tidak ada tempat mengecas," ungkap Rudy.
Baca Juga: Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Saat Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan Meski demikian, Rudy mengaku tidak menyesali keputusannya beralih ke kendaraan
listrik. Ketika ditanya mengenai alasan memilih mobil
listrik, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut berangkat dari kesadaran pribadi setelah mempertimbangkan kemudahan penggunaan, kenyamanan, dan efisiensi biaya operasional.
"pakai ev dari kesadaran sendiri, saya lihat dan hitung lebih hemat. Jadi saya beralih ke mobil listrik. Ternyata setelah digunakan, lebih nyaman, enak, dan lebih efisien," tuturnya.
Pengalaman Rudy menggambarkan bahwa kenyamanan menggunakan kendaraan listrik perlu didukung dengan kemudahan akses pengisian daya, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Ketersediaan infrastruktur dan informasi lokasi SPKLU menjadi faktor penting dalam meningkatkan rasa aman serta kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Baca Juga: Data Disalahgunakan hingga Tercatat Miliki 14 ID Pelanggan PLN, Warga Medan Tak Bisa Terima Bansos