Selain soal pengembangan arsenal, AS turut menuding China melakukan uji coba nuklir secara diam-diam. Salah satu insiden yang disorot adalah rekaman data dari Kazakhstan yang mencatat ledakan bawah tanah bermagnitudo 2,75.
Ledakan tersebut diperkirakan memiliki kekuatan setara 10 ton bahan nuklir atau sekitar 5 ton bahan peledak konvensional, dengan asumsi detonasi terjadi sepenuhnya di batuan keras di bawah permukaan air tanah. Di sisi lain, AS juga menuduh Rusia melanggar ketentuan New START sekaligus membantu peningkatan kapasitas nuklir China.
Halaman :
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258