Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Toba menyampaikan apresiasi atas inisiatif Del FM. Ia menilai bahwa program tersebut sejalan dengan upaya pelestarian budaya Batak sekaligus pemberdayaan masyarakat. Namun, beliau mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan tidak berbenturan dengan jadwal hari pasar di Balige.
Beliau juga menekankan bahwa membangun Kabupaten Toba tidak dapat disamakan dengan membangun Ibu Kota Negara (IKN), sebab di Toba, pembangunan harus menyentuh nilai-nilai kultural dan kepentingan masyarakat secara langsung. Oleh karena itu, beliau meminta agar Del FM segera menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan agar potensi Balerong dapat dimanfaatkan secara optimal.
Di akhir audiensi, Del FM menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Toba dapat mendukung dan menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari program pelestarian budaya daerah. Pihak Del FM juga telah melakukan koordinasi awal dengan Dinas Perindagkop, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Balige, guna memastikan kelancaran serta integrasi program ini ke dalam ranah pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Toba - Universitas Quality Teken MoU Tingkatkan Kualitas SDM Dalam audensi ini, turut hadir Kadis Perindagkop Salomo HK Simanjuntak dan Kadis Kominfo Sesmon TB Butarbutar dan tim Radio Del FM Laguboti.