Dikatakannya, untuk menjawab tantangan tersebut, BBGTK Sumatera Utara menginisiasi pembangunan Portal Akses Kemitraan Responsif dan Berkelanjutan (AKRAB).
"Portal ini dirancang sebagai sarana digital untuk memfasilitasi komunikasi, mempertemukan kebutuhan program peningkatan kompetensi guru dengan dukungan CSR, serta menyediakan sistem monitoring dan evaluasi yang akuntabel," kata Julian.
Dengan portal AKRAB, diharapkan tercipta ekosistem kemitraan pendidikan yang lebih terbuka, transparan, dan berkelanjutan. Diprogramkan portal AKRAB akan diluncurkan secara resmi pada Oktober 2025.
Julian Sembiring menambahkan, untuk mendukung implementasi portal ini, BBGTK Sumatera Utara menyelenggarakan FGD Sosialisasi Portal AKRAB bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.
Baca Juga: Mantap! Kejari Batubara Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Bimtek Guru Sertifikasi di Dinas Pendidikan, Salah Satunya Kepala Dinas FGD ini memiliki makna strategis, karena media massa merupakan mitra penting dalam membangun citra publik, memperkuat jejaring komunikasi, serta menyebarluaskan informasi program kemitraan pendidikan kepada masyarakat luas.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama tentang fungsi portal AKRAB, terjalin sinergi antara BBGTK dengan media dalam mengomunikasikan program CSR pendidikan, serta dirumuskan langkah tindak lanjut untuk memperkuat kolaborasi multipihak demi peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan di Sumatera Utara.
Ketua Tim Kerja Kemitraan dan Pemberdayaan Komunitas GTK, Muhammad Ichwan Nasution, menambahkan, tujuan FGD ini adalah mensosialisasikan Portal AKRAB BBGTK Sumut kepada media, diskusi peran media dalam penguatan jejaring kemitraan pendidikan, dan merumuskan rencana kolaborasi dan tindak lanjut sinergi bersama.