Dalam kesempatan itu DPC Gemais Simalungun juga menyampaikan program kerja setahun ke depan yang membutuhkan dukungan moral dan moril dari Pemerintah Kabupaten Simalungun, dimana mayoritas program adalah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Simalungun.
"Melalui pertemuan ini kami ingin menyampaikan masukan melalui Bapak Bupati agar pemerintah Kabupaten Simalungun memperhatikan pengurus masjid/marbot, bilal mayit, guru-guru ngaji terutama dalam keikutsertaan mereka dalam BPJS ketenagakerjaan," ucap Irwan Susanto Purba.
Baca Juga: Rico Waas Terima Audiensi PTPN IV, Bahas Program CSR untuk Pembangunan Medan
Selain itu DPC Gemais Simalungun juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di Kabupaten Simalungun di beberapa sekolah yang dilayani oleh beberapa SPPG Badan Gizi Nasional, hal yang disoroti antara lain Jaminan Halal mulai dari produk sampai pada pengolahan menu Makan Bergizi Gratis tersebut karena adanya beberapa kekhawatiran dari orang tua siswa.
"DPC Gemais Simalungun khususnya DPK Kecamatan Raya juga menyoroti tentang semrawutnya pedagang daging non halal di pasar (pekan) di Kecamatan Raya, terkait hal tersebut DPC Gemais Simalungun meminta agar ditata ulang tempat berjualan mereka demi terjalinnya rasa saling menghargai diantara umat beragama. Begitu juga dengan ketersediaan tanah wakaf/TPU di Kecamatan Raya sebagai Ibukota Kabupaten yang belum tersedia agar dapat difasilitasi oleh Pemkab Simalungun," lanjut Irwan Susanto Purba.