Kata dia, seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lulusan PTN yang telah terampil dalam bidang masing-masing. Bagi kita tidak ada siswa yang bodoh. Semua siswa memiliki potensi yang besar untuk meraih sukses.
Dijelaskan, sekolah berasrama ini akan membuka penerimaan calon peserta didik baru untuk tahun ajaran 2026/2027 dengan kapasitas 250 siswa, yang dibagi dalam 10 kelas rombongan belajar, dengan fasilitas yang lengkap. Seluruh siswa akan tinggal di asrama setara hotel bintang 4.
"Untuk tahun ajaran baru nanti, kita siapkan 10 rombongan belajar (ruang kelas). Satu rombongan belajar 25 orang," kata Tigor.
Baca Juga: Seleksi Penilaian UKK Dirut Air Limbah Perumda Tirtanadi Sumut Masuk Daftar Analisa Kejati Sumut Hal yang sama, disampaikan Kepala Sekolah SMA Tunas Karya Unggul Berasrama (Boarding School) Rantauprapat, Dr Irham Huspa Khasahatan Siregar SPi MSi, sekolah ini bersifat umum ini didirikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu, sesuai visi Bupati dr Hj Maya Hasmita SpOG MKM: Labuhanbatu cerdas bersinar.
"Waktu pembelajaran Senin-Jumat dan dibagi 3 sesi, belajar pagi pukul 07.00-12.00 WIB, belajar siang pukul 14.30-18.00 WIB dan malam pukul 20.00-22.00 WIB. Khusus Sabtu, seluruh siswa berkegiatan ekstrakurikuler wajib, Bahasa Inggris, marching band dan Pramuka, serta ekstrakurikuler pilihan yaitu olahraga dan kesenian, PMR dan Paskibra", ucapnya .
Menurut Kepala Sekolah, pembelajaran sangat personal sesuai dengan tujuan siswa atau siswi. Peserta didik ditempa secara akademik, secara mental, disiplin dan attitude (sikap). Ekstrakulikuler marching band bersifat wajib untuk menempa disiplin, kekompakan dan kerjasama dalam tim.
Kepala sekolah, Dr Irham menyatakan keinginannya, agar Rantauprapat menjadi primadona dalam bidang pendidikan. "Kita ingin Rantauprapat ini menjadi kota pelajar, untuk mendukung pencapaian visi bupati mewujudkan Labuhanbatu cerdas bersinar. Kami optimis, sekolah ini menjadi kebanggaan masyarakat Labuhanbatu di kemudian hari," ujarnya.