Nilai 64,02 tersebut sudah sangat baik, hanya sedikit di bawah standar nasional, yaitu 65 (Sangat Inovatif).
Baca Juga: Kejari Deliserdang Laksanakan Eksekusi Perkara Tindak Pidana Lingkungan Hidup PT Andalas Jaya Perkasa Gas "Dari pengamatan kami, Deli Serdang sudah masuk kategori Altruism, level tertinggi dalam
inovasi," kata Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri BSKDN, Dr Ir David Yama MSc MA, pada Penganugerahan Inovasi Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (12/12/2025).
Empat unsur karakter dalam matriks
inovasi, lanjut Dr David Yama, antara lain Egois. Maknanya, tidak peduli perubahan. Kemudian, Comfort Zone, bekerja sekadarnya. Masuk kantor, minum kopi, baca koran, pulang, tiap bulan tetap gaji.
Baca Juga: Akibat Drainase Tidak Berfungsi Maksimal, Warga Terdampak Banjir Minta Perhatian Pemerintah Ketiga, Change. Maksudnya, mau berubah, berani melakukan pembaruan. Dan level tertinggi, Altruism atau bekerja dengan ikhlas tanpa harus diawasi, bertanggung jawab tanpa disuruh, disiplin tanpa diperintah.
Atas dasar itu, Dr Ir David Yama MSc MA memberi apresiasi kepada Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS beserta jajaran
Pemkab Deli Serdang yang telah menyelenggarakan lomba
inovasi.
Baca Juga: Pemkab Asahan Perkokoh Implementasi Gerakan PKK Hasil Rakernas X Pelaksanaan lomba
inovasi tersebut menjadi bukti komitmen tinggi dari pemimpin daerah, baik Bupati maupun Wakil Bupati.