MATATELINGA,Simalungun - Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, bersama sejumlah pimpinan Perangkat Daerah melaksanakan panen raya Cabai Merah Varietas Lokal Siboras di Nagori Siboras, Kecamatan Pematang Silimahuta, Jumat (10/7/2026).Panen raya momentum perkenalan salahsatu varietas cabai unggulan asli Kabupaten Simalungun yang memiliki produktivitas tinggi serta berpotensi meningkatkan pendapatan petani.Bupati Simalungun, mengaku bangga melihat keberhasilan petani dalam mengembangkan Varietas Cabai Lokal Siboras yang memiliki produktivitas tinggi dan kualitas yang sangat baik.
"Saya sangat mengapresiasi kerja keras para petani. Cabai Lokal Siboras ini memiliki potensi luar biasa. Tanamannya dapat tumbuh hingga sekitar dua meter dengan masa panen mencapai satu tahun. Ini merupakan potensi pertanian yang harus kita jaga dan kembangkan bersama," ujar Bupati.Bupati menegaskan, bahwa Pemkab Simalungun akan terus mendorong pengembangan komoditas hortikultura unggulan melalui peningkatan pendampingan petani, penguatan akses sarana produksi pertanian sekaligus memperluas promosi hasil pertanian daerah.Sebelumnya, Petani Cabai Lokal Siboras, Rando Jawak menjelaskan, varietas
cabai lokal memiliki keunggulan dibandingkan varietas lainnya. Dengan perawatan yang baik serta pemupukan yang optimal, tinggi tanaman dapat mencapai sekitar dua meter.Menurutnya, tanaman mulai memasuki masa panen pada umur 145 Hari setelah Tanam (HST) dan mampu berproduksi secara produktif sempai setahun dengan frekuensi panen setiap minggu."Satu hektare terdapat sekitar 14.000 batang tanaman
cabai. Produktivitasnya dapat mencapai rata-rata 3 ton per hektare setiap minggu selama masa panen apabila pemeliharaan dilakukan secara optimal," jelas Rando.Ia berharap kepada pemerintah dapat membantu mengatasi keterbatasan ketersediaan pupuk non-subsidi yang sangat dibutuhkan petani hortikultura, khususnya untuk budidaya
cabai dan jeruk."Kami berharap ketersediaan pupuk non-subsidi dapat lebih mudah diperoleh karena tanaman
cabai dan jeruk sangat bergantung pada pupuk tersebut untuk menjaga kualitas dan produktivitas hasil panen," ungkapnya.(sip)