Dari sektor pariwisata, Pemkab Simalungun mendorong pengembangan desa wisata berbasis masyarakat dan berkelanjutan. Potensi alam dan budaya Simalungun sebagai bagian dari kawasan Danau Toba diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Sementara itu, melalui penyelarasan usaha ekspor kopi Simalungun, pemerintah membuka akses yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha kopi untuk memperkuat jaringan serta menembus pasar internasional."Kopi Simalungun memiliki cita rasa khas yang telah diakui. Melalui agenda penyelarasan usaha ini, kita membuka jalur yang lebih luas bagi para petani kopi kita untuk menembus pasar ekspor internasional," ungkap
Bupati.
Bupati menegaskan, keberlanjutan program-program tersebut memerlukan kerja sama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, lembaga perbankan, dunia usaha, petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas.(sip)