Program BPBL membantu keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Melalui bantuan ini, penerima manfaat dapat mengakses listrik untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, mendukung aktivitas belajar anak, serta membuka peluang usaha rumahan.
Baca Juga: Pemprov Sumut, Kementerian ESDM, dan PLN Perkuat Sinergi Kejar Target 100% Listrik Desa Andriah menyampaikan bahwa program BPBL merupakan wujud kehadiran negara dalam mendorong pemerataan akses energi. Ia turut mengapresiasi dukungan PLN dalam merealisasikan penyambungan listrik bagi penerima manfaat.
Program BPBL merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak yang sama atas akses energi listrik. Kami mengapresiasi PLN UID Sumut dan UP3 Lubuk Pakam yang terus bergerak aktif di lapangan. Semoga hadirnya sambungan listrik ini dapat mendorong produktivitas, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, dan menggerakkan roda ekonomi keluarga," ungkap Andriah.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Jumat Berkah Kasat Reskrim Polres Palas Berbagi Sembako Melihat langsung listrik menyala di rumah penerima manfaat mengingatkan kita bahwa setiap sambungan membawa harapan bagi sebuah keluarga. Hingga 12 Oktober tahun ini, sebanyak 584 rumah tangga prasejahtera di Sumatera Utara telah memperoleh bantuan pasang baru listrik. Kami berharap semakin banyak masyarakat dapat terbantu dan memanfaatkan listrik untuk kegiatan produktif yang meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga," ujar Rizky.