MATATELINGA. Blora - Akibat pergaulan bebas, banyak generasi blia salah jalan dalam menentukan jalan kehidupannya, tidak jarang generasi blia terjerumus kejurang kesesatan dan kesengsaraan, terlebih lebih prustasi dan memilih untuk mengakhiri kehidupannya. Seorang pelajar kelas dua SMA di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ditemukan tewas bunuh diri dirumah orang tuanya.AKP Agus Budiyana selaku Kapolsek Cepu mengatakan, korban ditemukan anggota keluarganya sudah dalam keadaan tewas."Kami mendapat laporan warga, ada orang bunuh diri pukul 17.00 Wib. Ia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal," ungkap AKP Agus Budiyana.
Baca Juga:Peredaran Narkotika Kian Marak, Polsek Sunggal Amankan Penyalahguna NarkotikaDiketahui korban bernama VS (17) warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, menurut keterangan dilapangan, sekitar pukul 08.30 Wib, korban sempat mengantarkan anggota keluarganya pergi kerja.Pulang kerja pukul 17.00 Wib, anggota keluarganganya menjumpai pintu rumah tertutup rapat. Ia lalu mencoba membuka pintu lewat jendela.Setelah pintu terbuka, anggota keluarganya kaget, melihat tubuh korban sudah menggatung, dengan tali tampar plastik warna biru yang di kaitkan di kayu plafon. Melihat kejadian itu, anggota keluarga korban melaporkanya ke Polsek Cepu."Diperkirakan korban melakukan gantung diri karena depresi. Korban hamil diluar nikah dan masih bersatatus pelajar kelas 2 SMA," sambungnya.Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ada tanda tanda penganiayaan. Korban meninggal murni gantung diri dalam keadaan hamil 7 bulan. (Mtc/Okz)