Menurut BMKG, kombinasi dinamika atmosfer menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca tersebut.
Siklon Bakung berada di perairan Samudera Hindia Lampung diperkirakan meningkat dalam dua hari ke depan dengan kecepatan angin 25 knot berada dalam kategori dua yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin hingga 25 knot di Samudera Hindia barat Lampung.
Bibit siklon 93S juga berada di Samudera Hindia selatan Jawa Barat, laut Natuna, samudera pasifik utara Papua, dikutip Antara.