Ahriawandy menjelaskan bahwa dugaan awal api bersumber dari satu gudang kemudian membesar dan membakar bangunan lainnya termasuk kios dan rumah kontrakan, dikutip Antara.
Menurut dia, seluruh bangunan itu ditinggal oleh pemiliknya sedangkan gudang yang menjadi sumber kebakaran diduga dijaga satu orang penghuni sehingga dipastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
"Kerugian diperkirakan sekitar Rp5 miliar karena ada gudang yang memang menampung hasil bumi untuk dikirim ke daerah lain," ujarnya.