Dalam operasi tersebut, TNI AU mengerahkan Helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 serta pesawat Boeing 737-200 dari Skadron Udara 5 untuk melaksanakan pencarian melalui udara pada sektor-sektor yang telah ditentukan. Melalui pengamatan udara secara cermat dan berkelanjutan, titik lokasi jatuhnya pesawat akhirnya berhasil diidentifikasi.
Setelah lokasi terkonfirmasi, TNI AU segera menurunkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) bersama satu personel Basarnas menggunakan Helikopter H225M Caracal. Setibanya di lokasi kejadian, tim langsung melaksanakan langkah awal penyiapan evakuasi guna memastikan proses pertolongan dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.
Baca Juga: Babinsa Desa Tanjung Kelit Koramil 06/Senayang Gelar Patroli Bersama Syahbandar Lingga, Ciptakan Keamanan Pelabuhan Selain unsur udara, TNI AU juga mengerahkan unsur darat yang terdiri dari personel Kodau II, Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasgat, dan Yon Arhanud 23 Korpasgat. Tim gabungan ini bersinergi dengan Basarnas, Kodam XIV/Hasanuddin, Kodaeral VIII serta masyarakat sekitar untuk mempercepat dan perkuatan dalam upaya pencarian dan evakuasi di area yang sulit dijangkau.