Kepala sekolah SMA Negeri Jati Luhur 1, H. Kasidi, S.Pd.Fis, M.PD, berharap bahwa kegiatan ini bisa membuka wawasan para siswa. SMA ini adalah satu-satunya sekolah menengah atas di daerah Jatiluhur dan merupakan sekolah penyangga di wilayah ini. Dalam pidatonya Kasidi mengatakan, "Dengan pemberian materi hari ini, saya berharap akan lebih banyak anak-anak yang bisa belajar dari para professional di bidangnya".
Kolaborasi Kampus dan Sekolah untuk Karakter Generasi
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa magister, tetapi juga wujud nyata pengabdian dosen dan mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter pelajar yang adaptif di era digital.
Melalui tema Digital Wise Generation, Universitas Mercu Buana mendorong lahirnya generasi muda yang Cerdas dalam menyaring informasi, Kreatif dalam memanfaatkan teknologi dan Kritis dalam berpikir dan mengambil keputusan.
Pendekatan ini dinilai penting di tengah tantangan dunia digital yang sarat informasi sekaligus potensi misinformasi. Dekan Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Ahmad Mulyana juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi perubahan zaman.
"Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia akademik dan sekolah dalam membangun karakter generasi yang cerdas, kreatif, dan kritis. Literasi digital, komunikasi, serta pola pikir sehat menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi masa depan," papar Ahmad Mulyana.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai jembatan antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah, sehingga peran akademisi tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi hadir langsung memberikan dampak positif.