Ketiga satuan pendidikan tersebut yakni SMP Negeri 2 Kluet Utara, TK Al Husna di Gampong Krueng Kluet, serta PAUD Bijeh Mata yang juga berada di Gampong Krueng Kluet, Kecamatan Kluet Utara.
Baca Juga: Rantauprapat Dikepung Banjir, Termasuk Lokasi Gerai KD/KMP Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Turut Terdampak " Sampai dengan pagi ini, Senin 26 Oktober 2026, laporan yang sampai kepada kami ada tiga satuan pendidikan yang terkena
banjir," kata Najur,
Ia menjelaskan, dampak banjir tidak hanya berupa genangan air, tetapi juga kerusakan sejumlah perlengkapan sekolah. Barang-barang yang terdampak di antaranya laptop, pengeras suara atau speaker, meja, kursi, buku, serta perlengkapan belajar lainnya.Menurut Najur, tingginya genangan air menyebabkan lingkungan sekolah dipenuhi lumpur. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar belum memungkinkan dilaksanakan hingga proses pembersihan selesai.
"Genangan air yang tinggi menyebabkan genangan lumpur. Tentunya kondisi seperti itu tidak memungkinkan dilaksanakan kegiatan belajar mengajar," ujarnya.Menindaklanjuti laporan tersebut, Disdikbud Aceh Selatan telah mengunjungi langsung lokasi sekolah terdampak untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus melakukan pendataan awal terhadap kerusakan yang terjadi.
Najur mengatakan, pihaknya juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.Terkait penghitungan kebutuhan anggaran untuk pemulihan, ia menyebut pendataan awal telah dilakukan. Namun, perhitungan secara terperinci masih perlu dilakukan oleh tenaga ahli sesuai bidangnya.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Aceh Selatan, Jalan Penghubung Kluet Tengah–Kluet Utara Tertutup Total