Serma Rocky menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan wilayah. Menurutnya, ancaman terhadap bangsa tidak hanya berasal dari aspek fisik, tetapi juga dari berbagai pengaruh negatif yang dapat melemahkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. "Generasi muda merupakan calon pemimpin bangsa. Oleh karena itu, mereka harus dibina agar memiliki disiplin, semangat belajar, akhlak yang baik, serta rasa cinta tanah air. Pengawasan orang tua dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mencegah dampak negatif kecanduan
game online," tegasnya.Ketua RT 002, Saudara Jamil, menyampaikan apresiasi atas kepedulian
Babinsa yang terus hadir memberikan pembinaan kepada masyarakat. Menurutnya, fenomena kecanduan
game online memang mulai dirasakan di lingkungan desa dan membutuhkan perhatian bersama. "Kami sangat mendukung langkah
Babinsa dalam memberikan edukasi kepada warga. Semoga melalui sinergi antara aparat teritorial, pengurus RT, tokoh masyarakat, dan para orang tua, anak-anak dapat kembali fokus belajar, lebih disiplin, serta tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab," ujarnya.Melalui kegiatan tersebut, Koramil 06/Senayang berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, pengurus RT, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi ketahanan nasional. Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta memiliki semangat bela negara, nasionalisme, dan kepedulian sosial demi mewujudkan Indonesia yang maju dan tangguh.