Dikatakan dr Dimas, meningkatnya kasus campak di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan dikarenakan cakupan imunisasi yang menurun. Pasalnya saat ini, cukup banyak orangtua yang tidak memberikan imunisasi lengkap kepada anak-anaknya, termasuk imunisasi campak.
"Banyak anak-anak yang tidak diberikan imunisasi, hal inilah yang membuat kasus campak meningkat tajam di Kota Medan," ujar dr Dimas.
Untuk itu, dr Dimas Sofani Lubis mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk memberikan imunisasi campak kepada anak-anaknya. Mengingat, imunisasi sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan anak dan mencegah penyebaran penyakit.
Baca Juga: Plt Dirut Perumda Tirtanadi Berjibaku Atasi Gangguan Pelayanan Air Minum di Samosir "Imunisasi merupakan kunci utama untuk mengatasi KLB campak di Kota Medan. Untuk itu, saat ini saya mengajak semua warga Kota Medan untuk memberikan imunisasi campak kepada anak-anak kita," kata dr Dimas yang merupakan Anggota Komisi III DPRD Medan itu.
Selain imunisasi campak, dr Dimas juga memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya pemberian imunisasi secara lengkap kepada anak.
"Bukan hanya imunisasi campak, tetapi berilah imunisasi secara lengkap kepada anak-anak kita. Ini sangat penting, demi kesehatan anak-anak kita, demi masa depan generasi bangsa yang lebih baik," ajak politisi muda Partai Golkar itu.
Dimas Sofani Lubis juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan melalui seluruh UPT nya untuk bergerak cepat dalam mengatasi KLB campak di Kota Medan. Dr Dimas meminta, Dinas Kesehatan Kota Medan harus 'jemput bola' untuk meningkatkan jumlah anak yang diberikan imunisasi campak.