"Dinkes Medan melalui seluruh puskesmas dan UPT yang ada harus 'jemput bola' untuk mengatasi masalah tingginya kasus campak di Kota Medan," tegasnya.
Dijelaskan dr Dimas, Dinkes Medan harus berkoordinasi dengan seluruh perangkat di kecamatan maupun kelurahan terkait data anak yang belum diberikan imunisasi secara lengkap. Kemudian, Dinkes Medan juga harus bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian imunisasi tersebut.
"Galakkan kembali program posyandu, pastikan setiap anak di Kota Medan mendapatkan imunisasi lengkap," pungkasnya.
Baca Juga: Sosialisasi Perpres No 57/2023, Wesly Minta Kadisnaker Atasi Pengangguran di Pematangsiantar