"Tim kami mendapat informasi bahwa di lokasi tersebut, tepatnya di sebuah cangkrok, sering terjadi transaksi narkotika. Setelah sampai di lokasi, personel melihat seorang laki-laki dewasa yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Astrea Grand sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan," ucap AKP Henry.
Tersangka yang berhasil diamankan adalah Dian Pratama, laki-laki berusia 27 tahun, berprofesi sebagai operator excavator, beralamat di Huta V Turunan Nagori Parbutaran Kecamatan Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun.
Baca Juga: Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Kamtibmas Menjelang HUT RI ke-80 "Setelah dilakukan pengejaran, personel langsung mengamankan tersangka. Dari hasil penggeledahan badan, ditemukan 13 paket plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,25 gram," ungkap Kasat Narkoba.
Selain narkotika jenis sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya yang menguatkan dugaan bahwa tersangka terlibat dalam penjualan narkoba. Barang bukti tersebut meliputi uang tunai sebesar Rp 730.000, satu unit handphone merek Oppo berwarna biru, dompet berwarna hitam, timbangan digital berwarna silver, dan satu bungkus plastik transparan berisi plastik klip kosong.
"Kami juga mengamankan dua buah plastik klip kosong berukuran sedang, satu buah power bank warna tosca, dan satu unit sepeda motor Honda Astrea tanpa nomor polisi yang digunakan tersangka," ujar AKP Henry Salamat Sirait.
Yang menarik perhatian, dari pengakuan tersangka, ia memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seorang temannya bernama RS alias Zetlan yang beralamat di Bosar Maligas. Informasi ini menjadi kunci penting dalam pengembangan kasus untuk membongkar jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.
"Tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari RS alias Zetlan di Bosar Maligas. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar seluruh jaringan narkoba di wilayah Simalungun," ungkap Kasat Narkoba dengan tegas.