Bantahan lain menyangkut alur distribusi. Polisi menyebut sabu-sabu itu diperoleh Andre dari Lombek melalui perantara Frend-Amri alias Nunung.
Andre menolak tegas. Ia mengaku mendapat perintah mengambil sabu-sabu di pinggir jalan dari seseorang bernama Ismail. Saat ia hendak mengantar, polisi langsung meringkusnya.
"Saya tidak mengenal Lombek. Ismail belakangan disebut polisi sebagai informan," kata Andre.
Baca Juga: Kepling Bantah Klaim Polisi Soal Penangkapan Rahmadi Berbeda dengan Andre, Lombek mengakui dirinya memang mendapat sabu-sabu dari Frend, yang disebut-sebut terhubung dengan Amri alias Nunung. Namun ia menegaskan tidak mengenal langsung sosok Amri.
"Ismail meminta saya meletakkan 100 gram sabu-sabu di tepi jalan. Barang itu dari Frend," kata Lombek.
Dalam kesaksiannya, Toga M. Parhusip tetap berpegang bahwa Andre lah yang melakukan transaksi dengannya.
Ia mengaku menyita 60 gram sabu-sabu dan sebuah telepon genggam milik Lombek yang berisi percakapan transaksi.