Mangitua Ambarita selaku ketua Adat Sihaporas menyampaikan keluhan masyarakat terkait dampak konflik dengan PT TPL. "Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini, besar harapan kami agar kiranya kedatangan unsur pimpinan daerah Kabupaten Simalungun ke desa kami dapat memberikan jaminan atas aktivitas kami sehari-hari," ungkap Mangitua Ambarita.
Ketua adat tersebut juga menjelaskan bahwa masyarakat saat ini tidak dapat beraktivitas bertani di ladang karena jalan menuju perladangan telah diputus oleh pihak PT TPL dan beberapa tanaman mereka juga ikut ditebang. Kondisi inilah yang membuat kehidupan masyarakat Sihaporas menjadi terganggu dan membutuhkan solusi segera.
Baca Juga: Polres Simalungun Perketat Patroli di 10 Destinasi Wisata, Hadirkan Rasa Aman Bagi Wisatawan di Hari Libur Kapolres Simalungun dalam kesempatan tersebut menyampaikan himbauan kepada kedua belah pihak untuk saling menjaga diri agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dan berpotensi menjadi tindak pidana baru. "Jaga keamanan dan ketertiban bersama, Polres Simalungun bersikap netral, semua laporan polisi yang sudah kami terima sudah dilakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar AKBP Marganda Aritonang.
Halaman :
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258