Kata dia, aksi pembegalan itu menjadi salah satu prioritas pemberantasan pihaknya. Namun, Kombes Pol Jean Calvijn berharap peran semua pihak untuk terlibat, terutama Pemko Medan.
Wali Kota Medan hingga jajaran ke tingkat kepala lingkungan (kepling) dapat meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah pencegahan aksi kejahatan.
Baca Juga: Gandeng BBWS Sumatera II, Rico Waas Ingin Permasalahan Banjir di Kota Medan Segera Teratasi Pemasangan lampu (penerangan) jalan juga perlu disegerakan untuk meminimalisir aksi kejahatan jalanan. Pelaku kejahatan akan lebih berani beraksi di tempat sepi dan gelap.
Kemudian, keberadaan kamera CCTV juga dapat mencegah aksi kejahatan dan membantu penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
Saat ini, keberadaan CCTV di Kota Medan masih berkisar 100 lebih, belum terpasang sesuai titik yang dibutuhkan mencapai sekitar 4.000 lebih.
"Kita mendorong Pemko Medan untuk memasang CCTV dan lampu jalan. Keberadaan CCTV dapat membuat pelaku kejahatan takut melakukan aksinya," sebut Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
Selain itu, kemacetan arus lalu lintas juga menjadi perhatian Polrestabes Medan. Keberadaan pasar tumpah dan jalan rusak diharapkan menjadi perhatian serius pihak Pemko Medan.
"Setiap pagi, kita sudah menempatkan personel kita di pasar-pasar tumpah yang sering menjadi biang kemacetan. Kita meminta jalan rusak menjadi perhatian untuk diperbaiki," pungkas Calvijn.