"Kondisi semakin parah, bang. Hujan lebat kembali turun", ucap seorang warga Sungai Batang, Elvi Syafira menginformasikan kondisi terkini didaerah itu, Minggu (7/12/2025) siang ini.
Update Korban Terkini
Baca Juga: BMKG: Perlu Ditingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Hujan Lebat Wilayah Aceh, Sumut dan Prov Lainnya Sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat diperoleh informasi, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di daerah itu, sampai Minggu (7/12/2025) pagi tadi sudah tercatat sebanyak 180 orang.
Dikutip dari informasi resmi yang dikeluarkan BPBD Kabupaten Agam, korban yang ditemukan meninggal dunia dampak longsor dan banjir bandang.
Dikutip dari keterangan Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Minggu (7/12/2025) menyebutkan, jumlah tersebut berasal dari beberapa kecamatan.
Dia menyebutkan, . 180 orang korban tersebut, berasal dari Kecamatan Malalak (11 orang), Matur (satu orang), Tanjung Raya (10 orang), Palembayan (132 orang), dan Ampek Nagari (satu orang). Selain itu, kata dia, ada yang belum teridentifikasi sebanyak 24 orang.
Baca Juga: Direksi BTN Terjun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Sedangkan untuk korban belum ditemukan, menurut Rahmat, ada sebanyak 78 orang, meliputi Kecamatan Malalak (enam orang), Palembayan (69 orang), Lubuk Basung (satu orang), dan Tanjung Raya (dua orang).
Dijelaskan, hingga Minggu (7/12/2025) hari ini, tim masih melakukan pencarian lanjutan. Tim yang diturunkan berasal dari SAR gabungan (BPBD Agam, Basarnas, TNI, Polri, PMI dan relawan).
," kata Rahmat Lasmono.
"Korban yang dirawat akibat mengalami luka-luka, sebanyak 13 orang. Sementara untuk warga yang mengungsi sebanyak 10.167 orang dan warga yang terisolir 9.464 orang", jelasnya.
Baca Juga: Banjir Bandang Dan Longsor DI Aceh, Sumatera Utara Dan Sumatera Barat Dia menambahkan, rumah rusak terdampak longsor dan banjir, ringan 377 unit, rusak sedang 273 unit, rusak berat mencapai 728 unit.
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, dalam penjelasannya menyampaikan, untuk infrastruktur, seperti jembatan rusak, ada di 26 titik dan telah diperbaiki sembilan titik, jalan rusak 37 titik, fasilitas pendidikan 11 titik dan lainnya.(yasmir)
Kondisi Kenagarian Sungai Batang, ketika turun hujan Sabtu (6/12/2025) kemarin.
Baca Juga: Ricardo Hutajulu: Gunakan Pengaruh Digital Bentuk karakter Siswa