Reaksi cepat tim Gakkum sangat krusial mengingat kece
lakaan terjadi di jalan provinsi yang ramai dilalui kendaraan, di malam hari, dan melibatkan lima kendaraan besar yang memblokir jalan. "Reaksi cepat kami sangat penting untuk mencegah kemacetan panjang dan kece
lakaan susulan. Bayangkan, lima kendaraan besar termasuk dua truk dan satu bus berserakan di jalan provinsi pada malam hari. Tanpa reaksi cepat, bisa terjadi kece
lakaan susulan," ungkap IPDA Yancen menjelaskan urgensi kecepatan respon.
Kecelakaan yang ditangani dengan reaksi cepat ini melibatkan truk tronton Mitsubishi BK 8835 WP yang dikemudikan S (73), truk Colt Diesel Mitsubishi BK 8139 WS yang dikemudikan DE (37), sepeda motor Honda Vario BK 3572 TBX yang dikemudikan RD (53), bus Mercedes Benz W 7316 UZ yang dikemudikan JES (50), serta merusak tiga pagar rumah warga.
Baca Juga: Polres Tanah Karo Ungkap Ladang Ganja di Desa Cinta Rakyat, 33 Batang Tanaman Disita "Begitu tiba di TKP, dengan reaksi cepat tim kami langsung membagi tugas. Ada yang mengatur lalu lintas, ada yang mengevakuasi korban, ada yang mengamankan barang bukti, ada yang mulai olah TKP. Semua berjalan simultan dengan cepat dan terkoordinasi," jelas Kanit Gakkum Yancen menjelaskan strategi reaksi cepat.
Reaksi cepat tim Gakkum terbukti menyelamatkan situasi. Dengan cepat, petugas mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dari arah Medan dan Pematangsiantar bisa bergantian melewati lokasi kecelakaan yang hanya menyisakan satu jalur. "Reaksi cepat kami dalam mengatur lalu lintas mencegah kemacetan total. Kami langsung buka tutup jalur secara bergantian sehingga kendaraan tetap bisa lewat meski perlahan," ujar IPDA Yancen.
Dengan reaksi cepat pula, tim langsung mengevakuasi korban meninggal dunia RD (53), pengendara sepeda motor Honda Vario BK 3572 TBX. "Reaksi cepat kami dalam mengevakuasi korban sangat penting. Kami langsung mengamankan jenazah dan mengevakuasi ke RS Umum Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar dengan dikawal petugas," ungkap Kanit Gakkum Yancen.
Reaksi cepat tim Gakkum juga terlihat dalam pengamanan barang bukti dan olah TKP. "Dengan reaksi cepat, kami langsung melakukan pemotretan dari berbagai sudut sebelum posisi kendaraan berubah. Kami ukur jejak rem, kami tandai posisi kendaraan, kami amankan barang bukti. Semua dilakukan dengan cepat tapi tetap teliti," jelas IPDA Yancen.
Baca Juga: Kapolres Simalungun Turun Langsung Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Ajak Warga Jaga Kebersihan Parapat Dari hasil olah TKP dengan reaksi cepat, tim berhasil merekonstruksi kronologi kece
lakaan yang terjadi dalam hitungan detik. "Dengan reaksi cepat dan analisis yang tepat, kami menyimpulkan bahwa truk tronton yang dikemudikan S kurang hati-hati dan tidak memperhatikan kendaraan di depannya, sehingga menabrak truk Colt Diesel dan sepeda motor, yang kemudian menyebabkan efek domino," ungkap Kanit Gakkum Yancen.
Reaksi cepat tim juga mencakup pemeriksaan kondisi semua pengemudi dan kelengkapan dokumen. "Dengan reaksi cepat, kami langsung memeriksa kondisi semua pengemudi dan kelengkapan dokumen mereka. Kami menemukan bahwa pengemudi truk Colt Diesel tidak dapat menunjukkan SIM karena hilang di TKP," jelas IPDA Yancen.
Kerugian material akibat kece
lakaan ini ditaksir mencapai Rp100 juta, meliputi kerusakan lima kendaraan dan tiga pagar rumah warga. "Dengan reaksi cepat kami dalam mengamankan TKP, kerugian tidak bertambah. Tidak ada pencurian barang dari kendaraan, tidak ada kece
lakaan susulan. Ini berkat kecepatan respon tim kami," tegas IPDA Yancen.
Reaksi cepat tim Gakkum juga terlihat dalam koordinasi dengan pihak terkait. "Kami langsung berkoordinasi dengan rumah sakit untuk evakuasi korban, dengan pemilik derek untuk evakuasi kendaraan, dan dengan Dishub untuk pengaturan lalu lintas. Semua berjalan cepat dan lancar," ujar Kanit Gakkum Yancen.
Baca Juga: Patroli Hingga Subuh,Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar Amankan 19 Sepedamotor Knalpot Brong Saat ini tersangka S, pengemudi truk tronton yang diduga sebagai penyebab kece
lakaan, diamankan di Sat
Lantas Polres Simalungun. "Dengan reaksi cepat, kami langsung mengamankan tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut. Unit Gakkum Sat
Lantas Polres Simalungun akan selalu memberikan reaksi cepat dalam setiap kejadian
laka lantas demi keselamatan masyarakat," tutup Kanit Gakkum Yancen menegaskan komitmen.