Dengan dibangunannya jembatan nantinya dapat menjadi mobilitas warga. Sehingga, warga dapat melalui jembatan tersebut dengan membawa hasil taninya untuk dijual ke kota. "Karena, selama ini, jembatan tersebut sulit untuk dilalui oleh warga setempat.
Apalagi kalau terjadi hujan turun. Pastinya warga penuh was-was saat melintasi jembatan tersebut, sebut Sertifikat H. Zebua.
Untuk itu, langkah nyata Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Baca Juga: Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Rehab RTLH di Kelurahan Sangkunur Kecamatan Angkola Sangkunur "Kami bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan pembangunan jembatan ini tepat waktu.
Harapannya, akses dari Batu Rosak ke Huta Tonga semakin lancar, sehingga aktivitas warga, baik untuk ke kebun, sekolah, maupun ke pusat layanan kesehatan, tidak lagi terkendala," ujar Sertu H. Zebua.
Proses pengerjaan meliputi pemasangan struktur penyangga, pengecoran badan jembatan, hingga perapian sisi kiri dan kanan jembatan.
Material seperti batu, pasir, dan semen disusun secara sistematis untuk memastikan konstruksi kuat dan tahan lama. Selain personel TNI, masyarakat sekitar juga turut ambil bagian dalam semangat gotong royong.
Pada kesempatan tersebut warga yang turut membantu TNI membuat jembatan sangat apresiasi dan siap bergotong royong bersama TNI untuk kepentingan warga.