"Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang sehat bukan hanya soal angka, tapi tentang kualitas. Tentang bagaimana model bisnis dibangun dengan fondasi yang kokoh, tata kelola yang baik, serta kesiapan menghadapi berbagai dinamika ekonomi," terangnya.
Industri perumahan, menurutnya merupakan sektor yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, memerlukan ketahanan jangka panjang dan inovasi yang terukur. BTN terus mendorong terciptanya hunian yang nyaman dan terjangkau, model bisnis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta kolaborasi yang memperkuat daya saing industri nasional.
"Rumah yang dibangun hari ini harus tetap relevan dan bernilai di masa depan, baik bagi penghuninya maupun bagi ekosistem ekonomi secara keseluruhan," ungkap Setiyo.
Baca Juga: Wesly Silalahi Melalui Kabag Pembangunan Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz Quran Haji di Simalungun