Sebelumnya terjadi aksi kejar kejaran demi menyelamatkan mobil agar tidak ditarik paksa debt collector ditengah jalan. Pengakuan Ogek dia nekad menyuruh anaknya atas nama Bahri melarikan mobil masuk ke kantor polisi terdekat (Polsek terdekat) setalah Ogek menelepon Kabid Humas Poldasu Kombes Pol.Dr.Ferry Walintukan.
Menerima laporan adanya masyarakat ketakutan saat melintas dijalan raya mobilnya diduga mau dirampas paksa orang tidak dikenal mengakui Debt Collector Kombes Pol.Dr.Ferry Walintukan menyarankan Ogek mencari kantor Polsek terdekat.
Atas perintah penasihat para wartawan meliput di Mapoldasu dan jajarannya Ogek Tanjung menyuruh semua anak dan mantunya yang ada di dalam mobil mau ditarik paksa debt collector ditengah jalan mulai bekerja mencari info Polsek terdekat melalui Google hasilnya google yang baik hati tersebut menunjuk salah satu Polsek terdekat di google di Polsekta Parapat dengan jarak tempuh dari TKP awal sekitar satu jam lebih.
Baca Juga: Hilang Seminggu, Polsek Gunung Malela Cari Okanaro Ambarita Mengetahui mobil kabur awalnya debt collector diketahui mengenderai satu mobil setelah saling kejar kejaran dengan mobil ditumpangi keluarga Ogek tiba tiba kelompok debt collector lainnya datang bertambah menjadi tiga mobil mengejar mobil tumpangan Ogek Tanjung satu mobil berusaha menghalang halangi mobil Ogek sementara dua mobil lagi berusaha menjemput mobil Ogek agar mobil tidak dapat bergerak.