Ia menilai peran pemerintah desa tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia."Kegiatan ini penting agar anak-anak memahami bahaya
narkoba, perdagangan orang, serta memiliki kesadaran bela negara sejak dini," tegas Kades Suparyo.Menurutnya, generasi muda harus memiliki bekal pengetahuan dan keberanian untuk menolak segala bentuk pengaruh negatif, baik dari lingkungan pergaulan maupun dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan demikian, mereka dapat menjaga masa depan dan tidak mudah terjerumus.Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Pencegahan BNNK Deli Serdang, Esdras Idi Alfero Ginting, S.Sos, memaparkan dampak buruk
narkoba yang dapat merusak kesehatan hingga masa depan generasi muda.Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi lingkungan yang berpotensi mendorong penyalahgunaan narkotika.Sementara itu, Babinsa
Bandar Khalipah dari Koramil 13/PST, Sertu Jaya Gultom, memberikan materi tentang pembinaan kesadaran bela negara (PKBN) dengan menekankan pentingnya disiplin, rasa cinta tanah air, serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.Penyuluhan tentang human trafficking disampaikan oleh Ipda Ade Rusli Sinaga, SH, MH dari Polsekta Medan Tembung. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas, terutama ke wilayah yang masuk kategori rawan.Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Desa
Bandar Khalipah, Ny. Suyanti Suparyo, turut mengajak para siswa menjauhi pergaulan berisiko, khususnya terkait
narkoba, serta berhati-hati terhadap tawaran kerja ilegal.Ia menekankan, baik yang melanjutkan pendidikan maupun yang langsung bekerja setelah lulus, harus tetap waspada terhadap bujuk rayu yang dapat menjerumuskan, termasuk tawaran kerja ke negara zona merah seperti Kamboja. (Reza)