"Banyak keluhan warga yang kami terima, kita meminta PLN untuk segera mengatasi persoalan blackout ini," katanya, Sabtu (23/5/2026).Menurut
Robi, banyak aktivitas masyarakat terganggu akibat pemadaman ini."Banyak warga mengeluhkan aktivitas usahanya terganggu, belum lagi warga yang bergantung pada aliran listrik untuk sumur bor dalam memenuhi kebutuhan pasokan air bersih dalam keperluan MCK," tambahnya.
Robi juga meminta PLN untuk melakukan sosialisasi apabila ada pemadaman bergilir setelah ini. Baginya, langkah itu agar masyarakat dapat mengantisipasi dan tidak panik."Kalau ada pemadaman susulan diberikan informasi secara akurat. Jaringan komunikasi internet dan selular juga terganggu,"imbuhnya.
Robi juga meminta masyarakat melakukan penghematan dan langkah altenatif dalam penggunaan energi.
"Kita harus antisipasi untuk beberapa hari ke depan," jelasnya.
Baca Juga: Jangan Ada Lagi Blackout! Sutarto Minta PLN Evaluasi dan Hadirkan Strategi Mitigasi Di lain pihak, Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo meminta maaf terkait gangguan kelistrikan yang terjadi sehingga membuat sebahagian pulau Sumatera Blackout.Darmawan mengungkap indikasi awal adanya ruas Transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang terkena indikasi gangguan cuaca.Akibatnya, terkaji gangguan sistem transmisi tersebut dan sistem transmisi tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatera. (Irwansyah)