Sorot Aduan ke Polisi, DPD NasDem Medan Segera Panggil AT Anggota DPRD Medan

Redaksi - Sabtu, 13 Juni 2026 17:00 WIB
Afif Abdillah.
"Intinya kita dari partai tidak pernah sejalan dengan segala bentuk tindak kekerasan, apalagi penganiayaan," tegasnya.Untuk itu, Afif Abdillah menegaskan bahwa DPD Partai NasDem Kota Medan akan menghormati proses hukum yang sedang menimpa AT dan saat ini tengah berjalan di kepolisian."DPD Partai NasDem Kota Medan menghormati proses hukum yang berjalan di kepolisian. Kami serahkan hal ini agar bisa diproses dan diselesaikan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Republik Indonesia," ungkapnya.Disisi lain, Afif juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mendengar informasi akan adanya upaya perdamaian antara kedua belah pihak. Akan tetapi, belum kepastian terkait opsi tersebut."Di sisi lain, pada awalnya kami mendengar informasi adanya opsi restorative justice yang bisa di ambil oleh kedua belah pihak yang bertikai ini. Tetapi sekali lagi, kami menghormati apapun proses hukum yang berjalan di kepolisian," pungkasnya.Seperti diketahui, Anggota DPRD Kota Medan berinisial AT dilaporkan ke polisi terkait dugaan penganiayaan terhadap warga. Belakangan diketahui, wakil rakyat tersebut merupakan kader Partai NasDem.Kejadian penganiayaan ini dialami oleh Robin Marajohan Silalahi (50) pada Jumat (5/6/2026) pagi. Penganiayaan ini terjadi pada saat korban akan mengantarkan anaknya ke sekolah di Jalan Karya Rakyat, Kecamatan Medan Barat, melintas di perempatan Jalan TapanuliSaat itu, korban yang mengendarai mobil hendak menambah kecepatan kendaraanya pada jalan tersebut, karena kondisi jalanan yang menanjak. Saat menambah kecepatan kendaraan, tanpa disadari korban, terduga pelaku yang sedang berjalan kaki bersama keluarganya merasa tersinggung.Padahal, korban tidak memiliki niat untuk melakukan tindakan yang diduga dianggap mengejek terduga pelaku. Tidak terima dengan kejadian itu, Anggota DPRD Kota Medan berinisial AT diduga emosi dan mengejar mobil korban sambil berteriak untuk menghentikan kendaraan.Karena mendengar teriakan, Robin panik dan heran kenapa dirinya diteriaki. Saat berhenti, Robin membuka kaca mobil dan bertanya kepada terduga pelaku. Kemudian, terduga pelaku tidak terima tanpa alasan yang jelas hingga situasi kian memanas.Di saat itu, terduga pelaku diduga memakai korban dengan makian dan cacian. Keluarga terduga pelaku juga ikut serta mencaci korban dari luar mobil. Wajah korban juga turut menjadi masukan dari terduga pelaku."Mereka memaki-maki dengan kata-kata kasar, lalu memukul saya bertubi-tubi ke bagian wajah dan kepala. Saya juga ditarik-tarik pada bagian kerah baju dan leher," ujar Robin yang masih tampak trauma saat menceritakan kejadian tersebut.Karena kejadian tidak menyenangkan itu, korban melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Medan. Sebab, korban mengalami luka memar pada bagian wajah serta tangan.Laporan tersebut juga tertuang dalam nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Baca Juga: Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas: Ini Bukan Bazar Biasa, Harus Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan


Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Polsek Medan Sunggal Amankan 2 Maling Viral di Gereja Pardede

Berita Sumut

Henry Jhon Hutagalung Minta Pelaku Malpraktik Ditindak Tegas

Berita Sumut

Fraksi PKS : Ranperda Sistem Kesehatan Medan Harus Sinkron dan Permudah Akses Layanan Masyarakat

Berita Sumut

Menanti Keberanian Jaksa Menangkap Para Perampok Uang Jalan Tol Medan-Binjai

Berita Sumut

Wong Chun Sen: Saya Senang, Anak Stunting Banyak Perubahan, Ingatkan Orangtua Jaga Asupan Gizi dan Pola Makan Anak

Berita Sumut

Bupati Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola Piala DPRD Asahan