MATATELINGA, Humbahas :Satuan Lalulintas Polres Humbahas , telah mengerahkan para personilnya melakukan tugas pengaturan arus lalulintas di zona padat pengendara, pada hari pasar (Onan) di Doloksanggul, demi mencegah terjadinya kemacetan.Pengaturan arus lalin itu, dilakukan pada 4 titik atau lokasi, yakni Jalan Merdeka sekitarnya tepatnya di SPBU , persimpangan empat Doloksanggul, Jalan Siliwangi, dan persimpangan Jalan Dr Ferdinand Lumbantobing.Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho SH SiK melalui Kasat Lantas Iptu T Samosir SH menjelaskan, pengaturan arus lalulintas dilakukan demi mencegah kemacetan, serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas.
Selain itu, juga dilakukan demi mencegah terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan para pengendara." Karena, kegiatan
pasar di Doloksanggul pada setiap hari Jumat, merupakan waktu arus lalulintas sedang padat-padatnya," ujarnya didampingi KBO Satlantas Ipda R Sitorus, dan Kanit Reg Ident Aiptu Noris Tambunan, Jumat (3/07/2026).Dalam mengoptimalkan pelaksanaan itu, lanjut Kasat, satuan personilnya melakukan peng
aturan arus
lalin pada 4 zona yang dibagi dengan berdasarkan tingkat kepadatan pengendara." Peng
aturan
lalin di zona Jalan Merdeka sekitarnya tepatnya di SPBU , persimpangan empat Doloksanggul, Jalan Siliwangi, dan persimpangan Jalan Dr Ferdinand Lumbantobing," ujarnya.Dia juga menerangkan , dalam melakukan peng
aturan arus lalulintas di zona padat pengendara, pihaknya juga melakukan peng
aturan pada hari
pasar (Onan) di Kecamatan Lintongnihuta.Selain itu, pihaknya juga melakukan peng
aturan lalulintas di pagi hari, dan hal itu merupakan kegiatan rutin sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memulai aktifitas." Dalam pelaksanaanya, guna membantu kelancaran arus kendaraan, menyeberangkan pelajar, serta mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas pada jam-jam sibuk," katanya.Kasat menyebut, dalam faktor dari kemacetan setiap hari onan di Doloksanggul, salah satu contohnya keberadaan kaki lima yang kerap berjualan di trotoar.Keberadaan mereka itu, lanjut dia, saat meletakkan dagangannya hingga laju kendaraan terhambat sehingga mempengaruhi kendaraan yang dibelakangnya.Selain itu, faktor paling mendasar yakni kurangnya kesadaran para pengendara dalam memarkirkan kendaraannya." Jadi, banyak faktor yang menyebabkan kemacetan saat
pasar. Mulai dari faktor para pedagang yang menjual di trotoar, pengendara, hingga sarana dan prasarana," katanya.Kendati demikian, Kasat turut mengapresiasi anak buahnya yang siap siaga memantau arus lalulintas, demi kelancaran dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat.Apalagi, ia menyebut, setiap personilnya dilapangan selalu ditanamkan dalam menyapa masyarakat selalu humanis." Senyum yang tulus dari petugas lalulintas adalah penanda kuat bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta pengingat bahwa keselamatan berlalulintas dimulai dari etika dan kepedulian terhadap pengguna jalan," tegasnya." Senyum bukan hanya soal keramahan, tetapi bentuk kepedulian, bahwa polisi hadir dan mengayomi, bukan sekedar menegakkan
aturan. Jadi, itu yang kita tanamkan kepada petugas kita dilapangan untuk menyapa masyarakat harus humanis," tambahnya.Amatan wartawan menyebutkan, tampak sejumlah petugas polantas Polres Humbahas melaksanakan peng
aturan arus lalulintas.Kegiatan yang dipimpin, Kasat Lantas Iptu T Samosir SH, didampingi KBO Satlantas Iptu R Sitorus, dan Kanit Reg Ident Aiptu Noris Tambunan, dan personil Lantas, mereka menyapa para pengendara dengan humanis.Dengan kegiatan tersebut, tercipta situasi kamseltibcarlantas yang kondusif, dan disambut yang positif oleh masyarakat.• Pemerhati Wikum Apresiasi Langkah PolantasTerpisah, Pemerhati Lalulintas Wilayah Hukum (Wikum) Polres Humbahas, Erikson Simbolon menyampaikan apresiasi atas kinerja Satuan Lalulintas Polres Humbahas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban kelancaraan arus lalulintas pada hari
pasar.Ia menilai, upaya jajaran personil lalu lintas sangat berdampak positif bagi masyarakat, khususnya para pengendara." Publik sudah merasa aman melintasi jalan, lebih nyaman berkendara, dan lebih tenang karena keselamatan mereka terjaga. Sapaan yang humanis dari personil Lantas timbal baliknya dengan respon yang positif," katanya.