*Investigasi Menyeluruh dan Pelaksanaan MBG Kembali Ke Sekolah*Kepada awak media, Sutarto mendesak pihak berwajib untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kita mendukung pelaksanaan MBG ini dengan catatan pemerintah harus melakukan investigasi menyeluruh peristiwa yang diduga akibat program ini. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali," ujarnya Sabtu (22/8/2026).Selanjutnya, Sutarto memberikan apresiasi Badan Gizi Nasional, dalam memberikan sanksi tegas kepada pelaksana SPPG di lokasi tersebut.
Baca Juga: Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG Sutarto Minta Investigasi Menyeluruh "Langkah ini harus disusul dengan pengawasan ketat terhadap standar operational prosedur terhadap sejumlah titik SPPG di seluruh daerah," tambahnya.Sekretaris DPD PDI Perjuangan itu menjelaskan, SPPG yang terbukti tidak sesuai standar mutu, kebersihan, atau gizi langsung dijatuhi sanksi tegas berupa penghentian sementara (suspend), penutupan dapur, hingga pencopotan Kepala SPPG."Kami akan terus mengawasi pelaksanaan program MBG ini" , imbuhnya.
Menurut Sutarto perlunya dikaji pelaksanaan MBG yang melibatkan sekolah-sekolah bersangkutan."Karena sekolah lebih tahu kondisi para siswanya dan di sekolah juga terdapat kantin yang juga bisa diberdayakan," ungkapnya.Pantauan lapangan, Sutarto didampingi Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meriahta Sitepu yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut.
Tampak juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabuparen Karo, Daud Ginting dan Plt Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis, Keperawatan, dan penunjang di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, dr. Winda Yolanda. (Irwansyah)
Baca Juga: Ini Daftar 12 SPPG di Aceh Selatan yang Belum Kantongi SLHS, 7 Belum Memenuhi Standar