Tiga wilayah dengan jumlah laporan ISPA tertinggi yang tercatat dalam data tersebut adalah Puskesmas Rengas Pulau dengan 3.426 kasus, Puskesmas Medan Johor sebanyak 3.322 kasus, dan Puskesmas Simalingkar sebanyak 2.804 kasus.
Namun, angka tersebut merupakan jumlah kasus ISPA secara keseluruhan dan tidak secara khusus menunjukkan jumlah kasus Influenza A maupun Influenza B. Karena itu, tingginya angka laporan ISPA di suatu wilayah tidak dapat langsung diartikan sebagai tingginya kasus Influenza di wilayah tersebut.Dalam hal vaksinasi, Dinas Kesehatan Kota Medan belum memiliki data capaian vaksinasi Influenza pada anak maupun orang dewasa. Hal tersebut karena vaksin Influenza tidak termasuk dalam program imunisasi pemerintah.
Baca Juga: Rico Waas Minta Atlet Medan Fokus Hadapi Porprovsu XII 2026* Sementara untuk imunisasi tuberkulosis (TBC) pada anak menggunakan vaksin Bacillus Calmette–Guérin (BCG), cakupannya hingga Agustus 2026 dilaporkan mencapai 45,6 persen. Adapun vaksin TBC untuk orang dewasa dilaporkan belum tersedia berdasarkan informasi yang disampaikan
Dinkes Kota Medan.Untuk imunisasi Human Papilloma
virus (HPV) pada anak, data capaian saat ini belum tersedia karena pelaksanaannya dilakukan bersamaan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang masih berlangsung.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Surya Syahputra Pulungan, M.Kes., menyampaikan bahwa kelompok lanjut usia, masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid, serta masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri perlu mendapat perhatian dalam upaya mengantisipasi penyebaran Influenza.