MATATELINGA, Medan :Dugaan skandal penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memasuki babak baru. Hasil investigasi lapangan terkini mengungkapkan adanya jaringan terorganisir yang dipimpin oleh seorang warga Simangambat berinisial Luk bermarga Nasution yang diduga kuat bertindak sebagai "Ketua Geng" mafia solar.
Inisial Luk disinyalir menjadi aktor utama yang mengkondisikan praktek illegal dengan pihak SPBU Simangambat serta diduga mengumpulkan sejumlah aliran dana setoran dari para pelaku penyulingan (pambubus) solar dan pertalite untuk mengamankan aktivitas ilegal tersebut. Uang haram ini diduga mengalir ke oknum aparat di Polsek Siabu guna memuluskan praktik penyelewengan yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Baca Juga: Ombudsman RI Perwakilan Sumut Lakukan Penilaian Maladministrasi di Polres Labuhanbatu Berdasarkan data dan informasi yang berhasil dihimpun, pasokan BBM
subsidi hasil sulingan tersebut diduga dilarikan untuk menyuplai dua sektor besar yakni Aktivitas PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) danoperasional perusahaan di wilayah Pantai Barat, melalui modus pengoplosan BBM
subsidi menjadi BBM industri.