Modus Operandi dan Jaringan Pengaruh Kekacauan lalu lintas di sepanjang Jalan Medan Marelan, khususnya area sentral aktivitas ekonomi seperti pertokoan dan kawasan sekitar pasar, tampak dibiarkan meluas tanpa adanya penindakan tegas.
Deretan kendaraan roda empat maupun roda dua yang terparkir memakan badan jalan secara serampangan terbukti membendung arus lalu lintas hingga memicu kelumpuhan total di jam-jam sibuk.
Baca Juga: Satu Rumah Terbakar di Marelan Praktik penguasaan lahan publik tersebut diduga kuat melibatkan nama-nama oknum pejabat/petugas Dishub Kota Medan, di antaranya HI Siregar dan SA, yang berkolaborasi dengan oknum elemen OKP di tingkat lokal.Aliran transaksi pungutan uang dari juru parkir liar di kawasan tersebut dilaporkan bermuara pada orang kepercayaan, yakni di tangan MS.
Tak hanya itu, aroma nepotisme dan penyalahgunaan wewenang makin menyengat seiring mencuatnya dugaan "Jaringan Pengaruh" kekuasaan yang melingkupi praktik ini.
HS diketahui merupakan keponakan dari BR, sosok mantan anggota DPRD yang ditengarai masih memiliki pengaruh politik di wilayah tersebut.
Baca Juga: Pengendara Septor Hantam Dump Truck Parkir Dipinggir Jalan